Tampilkan postingan dengan label jalanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jalanan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 April 2012

masjid raya provinsi jawa barat


Okay. seharian tadi saya beserta 3 orang kawan 'berpetualang' di kota bandung. dan saat dzuhur, kami beristirahat di masjid raya bandung.

kalian tahu satpol pp yang ditakuti oleh para PKL? saya tahu 'markas' mereka sekarang.
kalian tahu basement parkir masjid raya? di salah satu pintu dekat tempat parkir motor, ada sebuah ruang *bukan ruangan* kotor *saya sebut kotor karena memang seperti jarang dibersihkan* yang menghubungkan antara basement dengan tangga ke taman masjid raya. di sana kita bisa melihat para pedagang yang berdagang dan para pembeli yang membeli. nah, diantara para pembeli, atau mungkin harus saya sebut kebanyakan pembeli, adalah para satpol pp yang sedang nongkrong sambil makan dan minum di sana.

yups. mereka nongkrong di basement masjid raya. dan si saya baru tahu.

satu lagi.
kalian tahu bahwa di sekitar alun2 banyak tuna wisma kan? nah, beberapa diantaranya nongkrong di ruang kotor tersebut. dan betapa mengagetkannya saat saya melihat, bukan hanya manusia yang merasakan ganasnya kehidupan ibu kota provinsi jawa barat ini. bahkan anjing pun merasakannya. eh? ANJING? ga salah ketik? tidak, kawan. memang ada anjing di sana. tertidur lemas di atas alas yang bersandingan dengan tuna wisma yang tergoleh berselimut sarung di sana.

luar biasa yah masjid raya kita?

semoga kedepannya MASJID RAYA PROVINSI JAWA BARAT yang ada di alun-alun kota Bandung menjadi jauh lebih nyaman sebagai tempat ibadah. semoga ada inisiatif dari pengurus masjid untuk menyediakan tempat untuk para pedagang yang tertata rapi. dan para pedagang pun mau dirapikan. semoga kawan-kawan kita yang suka berkhalwat dengan bukan mahramnya di sana tersadarkan. bukan jadi berkhalwat jauh dari masjid, tapi jadi tidak berkhalwat dan pacaran lagi.

kita semua tentunya berharap agar masjid raya kita yang megah ini menjadi sentral aktifitas muslim jawa barat. sama seperti fungsi masjid pada jaman rasul. tempat ibadah. dan ibadah yang dilakukan di sana bukan hanya shalat, ta'lim dan lainnya. tapi termasuk berniaga, diskusi, belajar, sampai merancang strategi politik untuk menegakkan islam. pasti bakal lebih keren tuh.

intinya, mari sejahterakan masjid!!!


di gambarnya mah keren ya? dapet di kaskus

ini juga keren. dapet di bumikuningan.blogdetik.com

Rabu, 10 November 2010

Apa kabar bandung?


wo ho... lama nggak nulis tentang jalanan di bandung.
saking sibuknya, jadi jarang nulis(sok sibuk. hehe). eh, jalanan di bandung ada yang 'baru' loh. di beberapa jalan (dago,merdeka,dll) ada yang dicat biru. ternyata itu adalah jalur sepeda!!!
selamat buat pengendara sepeda.

tapi, untuk para pejalan kaki, mohon lebih bersabar lagi. soalnya trotoar yang di bandung masih belum ada perbaikan yang signifikan. bahkan jalur sepeda pun ada yang memakai trotoar. jadi, harus berbagi,ya..

mulai jenuh juga jalan jalan di bandung. kayaknya hgarus ke luar negeri nih. tapi sayang, nggak punya ongkos. hehe..

ngomong ngomong soal jalanan di bandung, makin lama makin panas dan macet!


Senin, 26 April 2010

Saran buat pengguna jalan (selain pejalan kaki)

Sebelum ngasih saran, saya cuma pingin bilang, thaks buat all yang udah memerhatikan kondisi trotaoar di Indonesia, khususnya Bandung. Men, bandung trotoarna geus ancur. Banyak yang rusak, bahkan nggak bisa dipake. Ke mana pajak yang mereka bayar??(saya mah belum punya NPWP).

Oke, kita mulai.

Buat para pengendara sepeda motor, please, men. Jangan naek ke trotoar. Sering saya jalan, terus tiba-tiba ada motor lewat. sumpah, urang kesel. bahkan sering nyoba ngajak gelut dengan cara ngahalangan jalan mereka. So, please hargai para pedestrian!
Oh,satu lagi buat kalian, jangan parkir di trotoar!

Buat para pedagang kaki lima, oke lah kalian butuh lahan. Dan pemerintah emang belum bisa nyediain tempat buat kalian. tapi, trotoar (seharusnya)emang bukan tempat dagang. Kalo mau, minimal steng-steng lah ama kita. jangan diabisin itu trotoar. kita juga butuh tempat. Masa kita harus jalan kaki dengan mengambil risiko ketabrak mobil kalo jalan di tengah jalan raya?

Buat para pengguna kendaraan roda empat atau lebih. Mohon parkir di tempat yang benar! Emang, kalian nggak pernah naek ke trotoar, tapi parkirnya itu, loh. Kalo bisa, saya saranin mening parkir di tempat yang punya tempat parkir khusus buat kalian, meskipun harus jauh dari destinasi kalian. Oke?


Terakhir, buat para pengelola. makasih udah nyediain kami jalan yang sempit dan tidak terawat. Tapi tolong, kami mendambakan jalan yang layak pakai dan enang dilewati.

Vitu aja, men. Thanks for your attention!

Jumat, 23 April 2010

Tips kalo jalan kaki

Selain ngantri (sembako atau BLT), hal yang saya suka lakukan adalah berjalan kaki. Ada beberapa tips agar jalan kaki kalian menjadi menyenangkan...
1. Sebelum jalan, pastikan kondisi kamu fit. Bisa gaswat kalo kamu nyaris mati, tapi maksain jalan.

2. Pake alas kaki, minimal sendal swallow. Penulis pernah merasakan menincak sesuatu yang sangat menjijikan saat baru jadi siswa sebuah sma penjara tapi negeri. saat itu saya benar2 bersyukur ibu saya selalu memaksa saya memakai sepatu kalo pergi sekolah. Selain risiko menincak sesuatu yang menjijikan, kalo nggak pake alas, bisa melepuh dan risiko terburuk, terjadi perpecahan antar suku alias rorombeheun.

3. Pastikan kamu tahu cuaca saat kamu akan jalan. Cuy, lamun maneh teu apal kondisi cuaca, kacida. lamun weather forecast menyatakan panas terik, terus maneh make jas hujan, wah parah. matakna, tahu kondisi cuaca itu penting. biar nggak disangka jalema sarap.

4. jangan bawa bawaan terlalu banyak. bisa jadi, kamu bakal menderita nyeri awak akut. matak, kira-kira weh... bawa barang nu emang dibutuhkeun, such as cai mineral botol (dilarang bawa cai galon. bahaya!), permen, p3k sederhana dan uang(bisi mau 'jajan' di pinggir jalan...)

5. Bawa identitas pribadi. tapi ingat, cukup bawa kartu identitas, kayak KTP, KTM, SIM, atau pasport(kalo kamu di negeri orang). dan nggak usah bawa kartu keluarga, rapot atau akte kelahiran (apalagi akte kematian!)

6. Dengan agak nyeleneh, saya sarankan, berjalanlah di trotoar sebelah kanan. Why? bukannya orang jalan di kiri? Nggak gitu juga, cing. Bayangin kondisi terburuk, kalo kita ketabrak. kalo kita di kiri(searah sama kendaraan), kita nggak liat yang nabrak kita siapa, mobil apa, plat nomernya berapa. Tapi, kalo kita jalan di kanan, kita bisa liat mobil yang bakal nabrak kita, jadi kita bisa inget plat nomernya.

Yups. Baru segitu aja. selanjutnya, silahkan berjalan kaki! untuk mengurangi polusi dan polisi di jalan raya! Go EARTHWALKER!!

Kamis, 22 April 2010

Komplen kamana?

Sebagai seorang 'earthwalker', saya kecewa men.
Tadi pagi, setelah sekian lama tidak berjalan dari rumah ke POLA(daerah cijerah, rumah saya di cigondewah), saya merasakan cape yang amat sangat. tapi bukan itu yang akan dibahas. tapi polusi(bukan polisi) yang banyak berkembang di daerah pinggiran seperti cigondewah. Bayangkan, tapi teh saya berangkat jam satengah genep ti imah. tapi geus loba haseup ti jalema-jalema nu keur siduru. I couldn't feel the pure air anymore! All of the air that I breath, is a polution! S**t men! aing sesek!
Tah, matak, pamuda jiga urang kudu diajar sing bener untuk memperbaiki kondisi ini.
Masa anak cucu kita nanti mau dikasih udara kotor kayak gini? APA KATA DUNIA?

(sorry bahasana campur, translatorna ruksak.)